Aceh Utara – Tiga tenaga pendamping Klinik UMKM Bangkit Kabupaten Aceh Utara bersama satu tenaga pendamping data melakukan kunjungan lapangan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi minyak nilam di Kecamatan Simpang Keuramat, tepatnya di Gampong Kilometer VIII.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pendampingan Klinik UMKM Bangkit Kabupaten Aceh Utara untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan usaha, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Dalam kunjungan tersebut, tim bertemu langsung dengan Bapak Mohd Nasir H, pelaku UMKM yang menjalankan usaha produksi minyak nilam di kawasan tersebut.
Tiga tenaga pendamping Klinik UMKM Bangkit yang hadir masing-masing Mauliza, yang membidangi layanan pembiayaan; Muhammad Ridwan, yang membidangi layanan produksi; dan Ninal Muna, yang membidangi layanan pemasaran. Turut hadir Rauzatul Rahmah selaku tenaga pendamping data UMKM.
Pada kesempatan tersebut, tim pendamping melakukan diskusi dengan Bapak Mohd Nasir H. mengenai kondisi usaha yang dijalankan, mulai dari proses produksi minyak nilam, kebutuhan pengembangan usaha, hingga kendala yang dihadapi dalam memperluas pemasaran produk.
Pendamping layanan produksi, Muhammad Ridwan, melakukan identifikasi terhadap proses produksi yang dijalankan, termasuk potensi peningkatan kualitas dan kapasitas produksi. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendorong agar produk minyak nilam yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan pasar dan memiliki daya saing.
Sementara itu, pendamping layanan pemasaran, Ninal Muna, memberikan pendampingan terkait peluang pengembangan pasar dan strategi pemasaran produk. Penguatan pemasaran diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan konsumen dan meningkatkan nilai ekonomi produk minyak nilam.
Dari aspek pembiayaan, Mauliza melakukan identifikasi terhadap kebutuhan permodalan yang diperlukan dalam pengembangan usaha. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh informasi dan akses terhadap sumber pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.
Adapun Rauzatul Rahmah selaku pendamping data melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi usaha Bapak Mohd Nasir H. Data tersebut menjadi bagian penting dalam membangun basis data UMKM yang akurat dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pemberian layanan pendampingan secara tepat sasaran dengan menginput usaha tersebut dalam platform digital kementerian UMKM yaitu SAPA UMKM.
Kegiatan kunjungan lapangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperluas akses pembiayaan, mengembangkan pemasaran, serta memperkuat data usaha.
Melalui Klinik UMKM Bangkit, pendampingan diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga pelaku UMKM di Kabupaten Aceh Utara semakin mampu mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, dan memanfaatkan potensi komoditas lokal, termasuk minyak nilam, sebagai salah satu produk yang memiliki peluang untuk dikembangkan.(*)
