Kominfo Aceh Utara Sambung Komunikas yang terputus

  


Aceh utara - Banjir bandang aceh Utara 26 novenber  telah meluluh lantakkan sejumlah dusun dan desa di Aceh Utara dan menyapu ribuan Rumah warga serta lahan produktif hingga  tempat usaha masyarakat bumi Malikussaleh. 

Hari pertama banjir bandang Kantor pemerintahan lumpuh total  hanya beberapa  Kepala dinas  saja yang bisa dihubungi  akibat terputus jaringan komunikasi, namun Kominfosa Aceh Utara masih bisa menyala Komunikasi dengan Plt Sekda Jamaluddin pada pukul 23.45 wib hari kejadian. 

Kominfo  yang baru dibentuk 2024 lalu terus memaksimalkan komunikasi intens dengan Pejabat penting Aceh Utara bahkan dengan Wartawan TV One, Metro TV, iNews TV,  Nusantara TV , Media online Notula. Com, dan sejumlah media online lainnya untuk mengabarkan berita dahsyatnya Banjir bandang menerjang Aceh Utara. 

Hamdani sebagai sekdis Kominfo kala itu harus berperan Ganda dalam membangun  Komunikasi dengan media nasional dan menggantikan peran Kadis , dia ditunjuk sebagai Plh mengantikan Halidi Kadis  yang terjebak banjir bersama Kabid Humas M. Nasir di Bireun. 

Sekdis merangkap Plh bersama Dua Kabid yakni E Gov Nanda imanda  dan  Kabid Data dan persandian Iwan masni memberi pelayanan  tersambungnya komunikasi di aceh Utara. Ketiganya dari hari pertama terus bekerja bagaimana caranya pimpinan bisa tersambung Komunikasi dengan posko induk pedopo juga tersambungnya komunikasi masyarakat Aceh Utara. 

Tidak ada cara lain kecuali hanya menggunakan dan kerjasama RAPI yang bisa tersambung dan upaya Pamasabgan VSAT program Bakti Kementrian Komdigi. 

Hamdani tidak pikir Panjang harus memilih RAPI sebagai Mitra kerja pemkab yang bisa tersambung, setelah rapat beberapa kali maka tim RAPI pun terjun lapangan  untuk melakukan pemasangan  perangkat agar bisa terhubung antara Bupati dengan  Pendopo dan dengan Wakil Bupati di bagian barat aceh Utara

Sementara untuk internet menggunakan VSAT  di mesjid Pase Panton Labu dan kantor camat langkahan sementara di wilayah barat memasang starlink  di sejumlah titik. Pada hari ke 5 baru tersambung komunikasi yang masih terbatas. 

Tugas Kominfo di posko induk juga berjalan lancar dengan menggunakan videotron untuk menampilkan  data terupdate   dan mengirim melalui Grub Grub Yang tergabung dengan jurnalis lokal dan nasional, selain itu juga mengupload di Web resmi Aceh Utara.. 

Kominfo dalam menjalankan misi ini tidak sendirian namun dibantu oleh Para kadis yang yang bisa terhubung dan Para Camat terus bekerja menumpulkan data yang dikoordinir oleh BPBD sehingga menjadi satu data yang dinamis. 

Selain memperbaiki jaringan komunikasi kominfo juga megasilitasi wartawan yang tidak mendapatkan gambar lapangan tenan mengirim cuplikan cuplikan video penting untuk ditayangkan  di media nasional. 

Hamdani dalam wawancara singkat dengan media ini, mengaku telah bekerja kerasa dari hari penetapan Suara bencana tanggal 24 Nopember samapai penetapan darurat bencana bahkan perpanjangan sampai tanggal 25 Nopember, Alhamdulillah kita bisa membangun komunikadi dengan semua Pihak, ungkapnya singkat. 

Sejumlah media juga mengaku bisa berkomunikasi dengan Sekdis Kominfo bahkan dengan Kadis Kominfo Halidi. 

Peran penting Kominfo ditengah banjir memerlukan perbaikan perbaikan peralatan dan dukungan alat komunikasi yang memadai sehingga  tidak terjadi kekecewaan masyarakat yang membutuhkan sambungan komunikasi yang terputus.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak