Lhokseumawe - Bupati Aceh Utara yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Fauzan, S.STP., M.P.A.
menghadiri acara Tasyakuran 20 Tahun Sekolah Sukma Bangsa yang dirangkaikan dengan Talk Show bersama tokoh nasional Surya Paloh, Kamis (23/7/2026), di Sekolah Sukma Bangsa Panggoi Lhokseumawe.
Kegiatan yang mengusung semangat dua dekade pengabdian Sekolah Sukma Bangsa dalam memajukan dunia Pendidikan tersebut berlangsung khidmat, dihadiri oleh berbagai unsur Pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, serta para undangan dari berbagai daerah.
Talk show yang dipandu oleh jurnalis senior Andy F Noya, menghadirkan diskusi inspiratif bersama pendiri Sekolah Sukma Bangsa Surya Paloh mengenai pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan bangsa, penguatan karakter generasi muda, serta peran dunia pendidikan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, Ketua Yayasan Sukma Bangsa, jajaran pemerintah daerah, pimpinan lembaga pendidikan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Asisten I Setdakab Aceh Utara menyampaikan Apresiasi atas kiprah Sekolah Sukma Bangsa yang selama 20 tahun telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan selamat atas 20 tahun perjalanan Sekolah Sukma Bangsa. Semoga terus menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Aceh maupun Indonesia," ujarnya.
Momentum tasyakuran ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang Sekolah Sukma Bangsa sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan demi terwujudnya generasi emas Indonesia di masa mendatang.
Sejarah berdirinya Sukma Bangsa (catatan media ini ) hasil donasi Surya Paloh dan bantuan masyarakat Indonesia dalam Program " Indonesia menangis " program metro tv pasca Tsunami 26 Desember 2024 lalu, dimana para Tim Metro tv seperti Hamdani Rukiyah, Zainal Bakri,Aliraban dan Hamdani mengirimkan video tsunami Lhokseumawe Aceh Utara dan Banda Aceh yang menewaskan lebih dari 2000 di Aceh Utara saja belum lagi seluruh Aceh ,selanjutnya hari kedua tsunami petinggi Metro TV di Jakarta memutuskan untuk menayangkan video hari kejadian ditayang dalam program Indonesia Menagis, pihak metro tv juga membuka donasi untuk Mengumpulkan bantuan Pembangunan kembali inpraatruktur Pendidikan yang Hancur di Sejumlah Kabupaten Kota di Aceh.
